Dongkrak Rangking Kelulusan
MASIH suramnya peringkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SD tingkat Jawa Tengah di posisi 30-an dari 35 kota dan kabupaten ditahun pelaksanaan UN 2011 lalu, menjadi pemikiran serius bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) Kabupaten Tegal.
Berbagai upaya kini tengah ditempuh dengan menyerukan kepada semua kepala sekolah dan tenaga pendidik di sekolah dasar untuk mulai mempersiapkan materi tambahan bagi siswa yang duduk di bangku kelas 6 SD.
"Memang dalam pelaksanaan UN mendatang kita akan mengedepankan kejujuran. Disinilah bagi sekolah yang ada di perkotaan perlu kiranya segera dipacu melakukan langkah penambahan materi semacam try out yang dimulai dari tingkat sekolah, meningkat di level kecamatan, dan terakhir try out tingkat kabupaten. Dengan metode ini, anak-anak akan terbiasa di-drill dengan materi pendalaman pemecahan soal-soal," ujarnya.
Dia tak menampik, penyebaran masyarakat yang tidak merata di Kabupaten Tegal termasuk yang ada di pedalaman dan pegunungan, membuat nilai rata-rata kelulusan UN secara global terseok.
"Hal ini tidak bisa dipungkiri. Bila di perkotaan tambahan pelajaran menjelang UN adalah sebuah keharusan bagi siswa. Hal ini berbanding terbalik dengan kenyataan siswa SD yang tinggal di wilayah pedalaman dan pegunungan. Untuk diberi pelajaran ekstra tambahan saja tidak bisa berjalan. Anak-anak lebih memilih membantu orang tuanya bekerja selepas pulang sekiolah. Dan mereka jelas menolak diberi pelajaran tambahan dalam menyongosng UN,” cetusnya.
Namun dengan segala korelasi yang ada, dirinya masih menyisakan harapan pada pelaksanaan UN 2012 ini peringkat di level Jawa Tengah bisa merangkak naik ke posisi tengah diantara 35 kota/kabupaten yang ada
