TERBARU

Presiden Afghanistan Kirim Belasungkawa Terkait Tewasnya Tentara Prancis


Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengirimkan pesan belasungkawa kepada tentara Prancis yang tewas ditembak oleh tentaranya. Pemerintah Afghanistan berjanji akan menyelidiki insiden tersebut.

"Presiden sangat sedih dengan insiden dan mengungkapkan simpati yang mendalam dan turut berbelasungkawa atas tewasnya empat tentara Prancis oleh tentara Afghanistan," ujar juru bicara Kepresidenan Afghanistan seperti diberitakan AFP, Jumat (20/1/2012).


"Prancis telah bermurah hati untuk memberikan bantuan yang luas ke Afghanistan selama sepuluh tahun terakhir," kata Karzai yang mengomentari hubungan kedua negara.

"Sepanjang sejarah, kedua negara telah menikmati hubungan yang tulus di mana rakyat Afghanistan akan selalu menghargainya," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Afghanistan, Rahim Wardak juga mengekspresikan rasa belasungkawanya. Wardak juga telah memerintahkan untuk dilakukan investigasi secepatnya terkait insiden ini.

Dalam reaksi kemarahannya terkait penembakan itu, Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy juga menghentikan pelatihan operasi militer di Afghanistan. Sarkozy juga tengah mempertimbangkan untuk menarik pasukan Prancis lebih awal.

Seorang tentara militer Afghanistan menembaki markas tentara NATO di negara tersebut. Insiden ini menewaskan 4 tentara NATO asal Prancis dan melukai 16 orang lainnya.

Insiden penembakan maupun pengeboman terhadap tentara NATO sering terjadi di Afghanistan. Untuk insiden yang menewaskan tentara NATO asal Prancis, tercatat ada 82 kematian sejak mereka diterjunkan di Afghanistan pada akhir 2001 hingga saat ini. Total ada sekitar 3.600 tentara Prancis yang bertugas di Afghanistan yang bergabung dengan NATO.


source :detik.com

Recently statement

Recently Added