TERBARU

Panggil Disdik, Tanya Kesiapan UN


UNTUK mempertanyakan kesiapan Ujian Nasional (UN), baik SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA maupun SMK yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Komisi I DPRD setempat, Senin (2/4) kemarin, memanggil Dinas Pendidikan (Didik). Kemudian, agar memenuhi target lulus 100 persen, Disdik mengeluarkan surat edaran ke sekolah guna melakukan latihan ujian dan penambahan materi.

Kepala Disdik, Dra Titik Andarwati mengatakan, target pelaksanaan UN tahun ini, baik tingkat SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA maupun SMK lulus 100 persen. Sedangkan pelaksanaan UN, sesuai jadual yang ada untuk SMA/MA dimulai tanggal 16 April sampai 19 April 2012, SMK mulai 16 April hingga 18 April 2012, SMP/MTs/SMPLB UN dilaksanakan 23 April sampai 4 Mei 2012. Untuk UN SD/MI/SDLB akan dilaksanakan tanggal 7 Mei hingga 9 Mei 2012.

"Untuk mewujudkan target, yakni lulus UN 100 persen kami mengeluarkan surat edaran, supaya sekolah melakukan latihan ujian dan penambahan materi yang disampaikan pada kepada sekolah se-Kota Tegal. Baik tingkat SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA maupun SMK.”

Hasil pantauan atau pengawasan, tandasnya, semua sekolah sudah melaksanakan imbauan tersebut. Jumlah sekolah SMA/MA baik negeri maupun swasta di Kota Tegal saat ini 11 buah, SMK negeri maupun swasta 14 sekolah, SMP/MTs negeri maupun swasta 29 buah, SD/SDLB negeri maupun swasta 136 sekolah. Dari jumlah sekolah itu, lulusan mulai tingkat SD sampai SMP dapat memenuhi kuota.

"Jumlah siswa kelas VI SD/MI/SDLB yang akan ikut UN tahun 2012 ada 4.889 siswa, SMP/MTs SMPLB mencapai 4.960 siswa, SMA/MA ada 2.149 siswa, dan SMK sejumlah 2.609 siswa. Guna menghadapi pelaksanaan UN, mereka mendapat penjelasan dari setiap sekolah. Hal ini perlu agar mereka tidak salah mengerjakan soal UN," tandas Titik.

Di tempat sama, Ketua Komisi I DPRD, Sutari SH mendukung upaya Disdik, menargetkan pelaksanaan UN tahun ini lulus 100 persen. Pihaknya minta Disdik menginstruksikan sekolah, supaya memanfaatkan sisa waktu tinggal hitungan hari, dimanfaatkan maksimal untuk pengayaan materi dan latihan ujian. Sehingga siswa lebih siap mengikuti UN.

“Kami harap Disdik melakukan pengawasan. Jangan sampai ada siswa peserta UN, baik tingkat SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA maupun SMK tidak dapat ikut UN gara-gara masalah administrasi atau kurang membayar SPP maupun uang komite. Semua siswa yang terdaftar ikut UN, Disdik harus mampu melakukan antisipasi dini,” paparnya.

Karena menyangkut masa depan, Sutari minta jangan sampai ada sekolah menolak siswanya mengikuti UN lantaran persoalan keuangan. Kalau sampai ada, dewan berharap Disdik memberikan sanksi tegas pada kepsek bersangkutan. “Kami akan terjun langsung melakukan pengawasan UN yang dilaksanakan tanggal 16 April 2012

Recently statement

Recently Added