TERBARU

Angka Pengangguran di Tegal Naik


JUMLAH angka pengangguran di Kabupaten Tegal, naik. Tercatat hingga akhir tahun 2011 diperkirakan bertambah sebanyak 5.563 orang atau naik 3 persen. Sinyalemen itu terjadi sebagai akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 0,48 persen. Pemkab diminta tidak hanya mengejar angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), namun memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan angka pengangguran.

Hal itu sesuai Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Bupati Tegal tahun 2011 yang disampaikan Wakil Bupati Tegal, HM Herry Soelistiyawan SH MHum, saat Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tegal, kemarin. Untuk angka pengangguran tahun 2010 sebanyak 185.423 orang, sedangkan ditahun 2011 bertambah menjadi 190.986 orang. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi menurun dari 5,29 persen menjadi 4,81 persen ditahun 2011.

Atas kondisi tersebut, dikatakan Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal, Agus Salim SE, ada dua hal yang perlu disikapi dalam LPj Bupati Tegal tahun 2011. Yakni kenaikan angka pengangguran dan penurunan pertumbuhan ekonomi. Kenaikan angka pengangguran juga dibarengi dengan jumlah pencari kerja yang bertambah. “Pada tahun 2010 sebanyak 11.958 orang dan tahun 2011 sebanyak 12.628 orang,” ucap Agus Salim SE.

Menurut dia, angka pengangguran dan pertumbuhan ekonomi berkaitan erat. Jika pertumbuhan ekonomi turun, maka angka pengangguran akan naik. Untuk itu kata dia, dua sektor yang terus terpuruk itu disinyalir karena pemkab hanya mementingkan IPM. Hal itu terbukti dengan alokasi anggaran yang diprioritaskan kepada sektor pendukung IMP, diantaranya sektor pendidikan dan kesehatan. Sedangkan, sektor ekonomi yang meliputi pertanian dan perdagangan dinilai dikesampingkan.

“Untuk IPM Kabupaten Tegal ditahun 2011 mengalami kenaikan, namun peringkatnya masih sama yakni peringkat 29 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” tuturnya.

Sementara, jika membandingkan antara alokasi anggaran sektor pertanian dan sektor pendidikan. Di sektor pertanian alokasi anggaran tahun 2009 sebanyak Rp 4 miliar, tahun 2010 RP 4,4 miliar, tahun 2011 Rp 4,7 miliar, dan tahun 2012 Rp 3,4 miliar. Sedangkan alokasi anggaran pendidikan tahun 2009 sebanyak Rp 64 miliar, tahun 2010 Rp 77 miliar, tahun 2011 Rp 72 miliar, dan tahun 2012 Rp 114 miliar.

“Jika melihat perbandingan itu, sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas penduduk Kabupaten Tegal kurang mendapat perhatian dibandingkan sektor lain. Kami minta agar pemerintah juga menyimbangkan perhatiannya terhadap sektor ekonomi,” jelasnya.

Recently statement

Recently Added